Selasa, 27 Juli 2010

Porter's Value Chain

Value Chain adalah model yang digunakan untuk membantu menganalisa aktifitas-aktifitas spesifik bisnis yang terjadi, yang dapat menciptakan nilai dan keuntungan kompetitif bagi organisasi. Analisa yang dilakukan berdasarkan efisiensi dan efektifitas. Tiap langkah yang diambil pada suatu segmen, akan berdampak pada keseluruhan proses. Jadi dapat dikatakan bahwa semua segmen saling bergantungan.

Aktivitas Utama
1. Inbound logistics – Aktivitas yang berhubungan dengan menerima, menyimpan dan penyebaran masukan untuk produk-produk dan jasa
2. Operations - Aktivitas yang berhubungan dengan mentranformasikan masukan ke dalam produk dan jasa akhir
3. Outbound logistics – aktivitas yang berhubungan dengan pengumpulan, penyimpanan dan mendistribusikan secara fisik produk-produk dan jasa
4. Marketing and sales – Aktivitas dimana pembeli dapat membeli produk dan membujuk mereka untuk membeli
5. Service – aktivitas yang menyediakan pelayanan untuk meningkatkan atau memelihara nilai dari produk-produk dan jasa

Aktivitas Pendukung
1. Procurement – berkaitan dengan proses akuisisi input/sumber daya
2. Technology Development - pengembangan peralatan, software, hardware, prosedur, didalam transformasi produk dari input menjadi output
3. Human Resource Management – Pengaturan SDM mulai dari perekrutan, kompensasi, sampai pemberhentian
4. Firm Infrastructure – terdiri dari departemen-departemen/fungsi-fungsi (akuntansi, keuangan, perencanaan, GM, dsb) yang melayani kebutuhan organisasi dan mengikat bagian-bagiannya menjadi sebuah kesatuan.

0 komentar:

Poskan Komentar